Infeksi Radang Kandung Kemih

infeksi radang kandung kemih  adalah peradangan yang terjadi di saluran kemih dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, rasa sakit di bagian pinggul, saat membuang air kecil terasa sakit dan terasa ada yang mengganjal. Biasanya radang kandung kemih sering terjadi pada wanita.


Kandung kemih adalah ototberongga tempat menyimpan urin. Kandung kemih berkembang sampai penuh dan kemudian mengirim sinyal ke otak jika sudah waktunya untuk buang air kecil. Seseorang yang terjangkit infeksi kandung kemih, sinyal-sinyal menjadi bercampur sehingga buang air kecil lebih sering dengan volume urin yang lebih sedikit dari biasanya.

Interstitial cystitis paling sering terjadi pada perempuan dan menimbulkan dampak jangka panjang . Meskipun tidak ada pengobatan yang dapat diandalkan, obat-obatan alami dan terapi lain dapat menjadi pilihan yang baik. Maka dari itu untuk anda harus lebih hati hati dan lebih menjaga pola kesehatan karena infeksi radang kandung kemih dapat tertular, dari beberapa hal seperti :
  1. sering berganti ganti pasangan dalam berhubungan sex
  2. infeksi bakteri E Coli
  3. seing menahan ketika ingin membuamng air kecil
  4. meminum air kotor maksud air kotor disini yaitu apabila memasak air tidak dalam suhu 100% maka menyebabkan bakteri penyebab infeksi saluran kencing maka air tersebut bisa di katakan sebagai air yang kotor
  5. pembalut jenis tampon.
  6. Wanita memasuki masa menopause. Pada masa ini, wanita hanya memproduksi sedikit cairan vagina dan akibatnya bakteri lebih mudah berkembang biak.
  7. Menyeka dengan tisu setelah dari toilet dengan posisi dari belakang ke depan. Risiko ini dapat dihindari jika Anda menyeka dengan arah berlawanan (dari depan ke belakang).
  8. Memakai kontrasepsi diafragma.

Sebanyak 70 hingga 95 persen kasus infeksi kandung kemih akibat bakteri disebabkan oleh bakteri E. coli. Selain E coli, bakteri lain yang menjadi penyebab infeksi kandung kemih antara lain:
  • Proteus species.
  • Klebsiella species.
  • Enterococcus faecalis.
  • Enterobacteriaceae.
  • Bakteri ragi.
Pada wanita berusia muda, bakteri Staphylococcus saprophyticus juga bisa menjadi penyebab infeksi kandung kemih.
Infeksi kandung kemih akibat bakteri lebih umum terjadi pada wanita, hal ini disebabkan karena posisi uretra wanita yang lebih berdekatan dengan anus. Ini berarti bakteri dari anus lebih mudah berpindah ke uretra.

Gejala Rdang Kandung Kemih :

  • sering merasakan sakit apabila sedang buang air kecil
  • urine berwarna keruh 
  • kadang kadang dalam urine terdapat warna merah seperti darah 
  • lebih sering buang air kecil 

Diagnosis terhadap Infeksi Kandung Kemih

Berikut ini adalah beberapa tes yang dilakukan untuk mendiagnosis infeksi kandung kemih: 

*Kertas dipstick : merupakan strip kertas yang mengandung bahan kimia dan akan bereaksi terhadap bakteri tertentu dengan mengubah warna kertas.

*Tes sampel urine : Sampel dari urine Anda akan diperiksa di dalam laboratorium untuk mengetahui bakteri apa yang menyebabkan infeksi kandung kemih. Tes ini juga bisa mengetahui jika infeksi kandung kemih disebabkan oleh kondisi lain.

*Sistoskopi : Prosedur di mana kamera kecil digunakan untuk memeriksa kandung kemih Anda. Tes pencitraan seperti USG dan Sinar-X akan disarankan jika Anda mengalami infeksi kandung kemih kambuhan dan tidak merespons terhadap antibiotik.

apabila anda terjangkit infeksi rdang kandung kemih segeralah obati karena apabila dibiarkan amaka akan menimbulkan hal yang sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh anda komplikasi kandung kemih dapat berdampak pada ginjal dan dapat menyebabkan kematian. 



Facebook Comments

0 komentar